Contoh Perusahaan yang menerapkan GCG

CITIBANK



  • Citibank, N.A., Indonesia Branch (“Citibank”) merupakan cabang dari Citibank, N.A. yang berkantor pusat di New York, U.S.A. Citigroup Inc. (“Citigroup”) sepenuhnya memiliki Citibank, N.A.
  • pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1918 melalui perusahaan sebelumnya yaitu, The International Banking Corporation di Batavia dan Surabaya. Walaupun cabang tersebut sempat ditutup pada tahun 1920an, Citibank kembali hadir di Jakarta pada tahun 1968 dan menawarkan berbagai layanan perbankan.
  • Global Consumer Group merupakan salah satu bisnis utama di Citibank Indonesia yang mengelola pelayanan keuangan pasar konsumen. Terdiri dari 4 kelompok bisnis, yaitu Layanan Perbankan (Retail Banking), Kartu Kredit, Kredit Tanpa Agunan – Personal Loan dan Citifinancial.


http://www.citibank.co.id/global_docs/Corp_Report-2010.pdf?eOfferCode=CIDGGI3


NEWS: Citibank: Penerapan GCG diperlukan persamaan pemahaman
http://ekbis.sindonews.com/read/2012/08/09/33/664299/citibank-penerapan-gcg-diperlukan-persamaan-pemahaman


BANK VICTORIA
1992
PT. Bank Victoria International didirikan di Jakarta.
1994
PT. Bank Victoria International memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk beroperasi sebagai Bank Umum dan mulai beroperasi secara komersil.

1997
PT. Bank Victoria International memperoleh ijin dari Bank Indonesia sebagai Pedagang Valuta Asing.

Visi Bank :
Menjadi Bank ritel nasional yang kokoh, sehat, efisien serta terpercaya.
Misi Bank :
Memberikan kualitas layanan yang terbaik kepada para nasabah
secara konsisten dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Memperbaiki pengelolaan risiko dan keuangan secara terus
menerus.
Mengembangkan sumber daya manusia yang profesional, berprinsip
dan berdedikasi dengan mendukung pengembangan kemampuan pribadi.
Senantiasa menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate
Governance.







PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO)


Jiwasraya menyadari sepenuhnya bahwa dalam rangka tercapainya tujuan perusahaan, diperlukan sebuah pengaturan dan pengendalian mekanisme hubungan antara berbagai pihak yang terkait dengan usaha perusahaan, nilai-nilai perusahaan yang terkandung dari mekanisme pengelolaan tersebut, yaitu sebuah komitmen, aturan main, serta praktik penyelenggaraan bisnis secara sehat dan beretika. 

Dengan demikian, untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada stakeholders nya, maka seluruh jajaran perusahaan memegang teguh satu komitmen bersama, dan secara kontinyu bertanggung jawab bersama dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam pencapaian tujuannya. 




0 komentar:

Posting Komentar


up